Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level 1 dengan model Blended Learning, yang dilaksanakan pada 19–29 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung secara E-Learning, Tatap Muka, serta diakhiri dengan Ujian Sertifikasi, bertempat di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM pengadaan agar mampu menjalankan proses PBJP secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selasa, 27 Januari 2026
Kegiatan hari pertama diawali dengan registrasi peserta dan persiapan, dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) sebagai upaya membangun komitmen belajar peserta secara aktif dan berkelanjutan. Acara kemudian resmi dibuka dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Materi inti dimulai dengan Pengantar PBJP, yang membahas secara komprehensif:
Ketentuan umum dan kebijakan PBJP
Tujuan, prinsip, serta etika PBJP
Aspek hukum dan para pelaku PBJP
Peran usaha kecil, penggunaan produk dalam negeri, serta pengadaan berkelanjutan
Penerapan PBJP secara elektronik
Sesi dilanjutkan dengan pembahasan lanjutan terkait SDM dan kelembagaan PBJP, serta mekanisme pengawasan, pengaduan, sanksi, dan pelayanan hukum.
Pada siang hingga sore hari, peserta mendapatkan materi Perencanaan PBJP, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), penyusunan perkiraan harga, strategi pengadaan, pemaketan, organisasi PBJP, hingga identifikasi risiko perencanaan.
Hari pertama ditutup dengan materi Pemilihan Penyedia, yang mencakup reviu dokumen persiapan, penyusunan dokumen pemilihan, penilaian kualifikasi, evaluasi penawaran, pengelolaan sanggah, hingga pengadaan dengan persyaratan khusus.
Total pembelajaran hari pertama mencapai 9 Jam Pelajaran (JP).
Rabu, 28 Januari 2026
Hari kedua difokuskan pada aspek lanjutan dan implementatif PBJP. Materi dimulai dengan Pengelolaan Kontrak PBJP, yang membahas:
Jenis dan bentuk kontrak PBJP
Pembentukan tim pengelola kontrak
Pengendalian kontrak dan serah terima pekerjaan
Evaluasi kinerja penyedia
Risiko pengelolaan kontrak dan mitigasinya
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Pengelolaan PBJP secara Swakelola, mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pengawasan, hingga serah terima hasil pekerjaan swakelola.
Pada sesi berikutnya, peserta dibekali Pengantar Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), yang menekankan keterkaitan PBJP dengan SCM serta penerapannya dalam pengadaan pemerintah.
Hari kedua juga diisi dengan pembahasan try out, serta verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan sebagai persiapan menghadapi ujian sertifikasi.
Total pembelajaran hari kedua mencapai 9 Jam Pelajaran (JP).
Kamis, 29 Januari 2026
Kegiatan ditutup dengan Ujian Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level 1, yang diawasi langsung oleh Pengawas Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP. Ujian ini menjadi tahap akhir untuk mengukur pemahaman, kompetensi, serta kesiapan peserta dalam melaksanakan tugas PBJP secara profesional.
Pelatihan ini difasilitasi oleh para Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP, yaitu:
Dr. Hermawan, S.E., M.M (Hari I)
Christian Wijaya, S.T. (Hari II)
Dengan total pembelajaran 18 Jam Pelajaran (JP) tatap muka, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak SDM pengadaan yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pengadaan barang/jasa pemerintah yang semakin kompleks.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, IAPI kembali menegaskan perannya sebagai Lembaga Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM pengadaan nasional.
π Sekretariat IAPI
Gedung Naya Pramuka Lantai 1,
Jl. Rawamangun No.59C, Jakarta Pusat
π www.iapi-indonesia.org
π§ [email protected]